Secara mengejutkan, chapter 71 manga Boruto memperlihatkan perselisihan antara Code melawan Daemon, dan Code dikalahkan oleh adik Eida ini. Namun sepertinya ini bukan kabar baik untuk Konoha.

Spoiller Allert: artikel mengandung spoiller akan jalannya cerita manga Boruto chapter 71.

Kehilangan seluruh rekan di Kara dan hanya menyisakan dirinya seorang diri ternyata tidak cukup untuk membuat Code putus asa.

Setelah Isshiki Otsutsuki  mewarisinya sebagai penerus mimpi klannya, ia justru lebih semangat dan berjuang dengan sangat keras untuk mendapatkan Boruto dan Kawaki yang akan digunakan sebagai makanan ekor 10.

Baru-baru ini dia baru saja mendapatkan kemajuan yang cukup pesat, dengan bantuan Amado, ia berhasil menghilangkan limiters-nya, yang memungkinkan Code untuk mendapatkan kekuatannya secara penuh.

Disisi lain ia, dia juga mendapatkan ganjalan, dimana rekan setimnya di Kara, yakni Eida dan Daemon mulai berselisih paham. Meski sudah berhasil menghilangkan limiters-nya, namun Daemon bukanlah lawan yang sepadan untuk Code.

Dengan sekejap Daemon berhasil mengalahkan Code. Sepertinya Eida dan Daemon memang tertarik dengan Konoha karena memiliki Kawaki.

Dilansir dari cbr.com, kekalaha Code ini sepertinya bukan berita yang bagus untuk Konoha, justru setelah ini ada bahaya yang lebih besar yang akan mengancam Konoha. Mengapa bisa demikian? yuk kita bahas.

Code Berselisih dengan Eida dan Daemon

Amando dan Eida
Amando dan Eida

Seperti yang kita tahu, Eida memiliki perasaan lebih terhadap Kawaki, dan Amado mengetahui hal ini dengan sangat baik. Tidak hanya itu, ia juga bisa memanfaatkan hal ini untuk menyelamatkan nyawanya.

Di markas rahasia Kara, Amando membujuk Eida untuk berpindah ke Konoha dan hidup bersama dengan Kawaki, dari pada harus menghancurkan desa itu. Karena pada dasarnya Eida mendapatkan undangan untuk ke Konoha.

Code tentu saja marah dengan Amado. Selain karena ia sudah menghianati Isshiki Otsutsuki, Code juga sudah mulai suka dengan Eida. Code mulai berniat untuk menghabisi Amado.

Namun Eida tidak setuju, bagaimanapun Amado memiliki banyak informasi tentang Kawaki, seorang yang sangat ia impikan.

Bagi Eida, Code sudah mulai menjadi penghalang untuk sesuatu yang dari dulu sudah ia inginkan. Daemon tentu saja berada di pihak kakaknya, Eida meminta bantuan kepada adiknya, dan pertarungan antara Code dan Daemon pun tidak bisa dihindarkan.

Daemon yang memiliki kekuatan refleksi berhasil mengalahkan Code dengan mudah. Untuk sesaat, Code takjub dengan apa yang sedang ia lihat, bagaimana mungkin, anak semuda itu bisa mengalahkan dirinya dengan mudah, bahkan setelah dirinya berhasil melepas limiters atau penghalanganya.

Ia yang tahu kekuatan Daemon yang sebenarnya lebih memilih untuk mundur, dan pergi untuk sesaat bersama dengan bug. Dan itu berarti, Kara kini kehilangan dua anggotanya yang cukup berpotensi yakni, Eida dan Daemond.

Meskipun mungkin saja Daemon dan Eida bergabung dengan Konoha (belum terkonfirmasi di manga), namun sepertinya ini bukan kabar baik untuk Konoha. Kenapa bisa demikian?

Perlu kita ingat, Code bukanlah orang yang mudah untuk menyerah, tekadnya untuk meneruskan mimpi klannya sangat besar, bahkan setelah dirinya tahu bahwa ia hanya sendirian.

Namun pada awalnya sangat simple, Code hanya menginginkan Kawaki dan Boruto saja sebagai makanan ekor 10.

Setelah dikalahkan Daemon, dan jika ternyata Eida lebih memilih untuk hidup bersama Kawaki di Konoha, ini akan memupuk kebencian yang dimiliki Kode kepada Kawaki, yang bahkan sudah ada sejak Kawaki menolak karma pemberian Isshiki Otsutsuki.

Dan itu artinya kemarahan Code tentu saja sedang berada di puncak-puncaknya.

Di masa depan, mungkin saja ia tidak hanya ingin menangkap Boruto dan Kawaki, namun ia juga mengalahkan Daemon yang sudah mempermalukannya, dan yang mengerikan, ia juga akan melampiaskan kemarahannya ke desa Konoha yang sudah merebut semua hal yang ia miliki.

Setelah memiliki banyak informasi tentang kelemahan Daemon, dan ia yakin mampu mengalahkan Daemon dengan telak, bukan tidak mungkin bagi Code untuk melenyapkan Konoha selamanya, seperti apa yang dahulu hendak dilakukan oleh Pain dari Akatsuki.

Artikel Lainnya

Write A Comment