Connect with us

Hi, what are you looking for?

Digital Marketing

9 Tren Digital Marketing di Indonesia 2021 [Top World]

Trend Digital Marketing di Indonesia

Tidak ada usaha yang bisa bertahan lama jika digerakan dengan cara monoton. Jika kamu menggunakan metode pemasaran digital, maka mengikuti tren digital marketing Indonesia adalah cara terbaik untuk membuat bisnis kamu tetap mudah untuk dijangkau custumer.

Nyatanya kualitas produk saja tidak cukup. Pertanyaan tentang ‘Bagaimana produk kita mudah dijangkau konsumen’ adalah hal penting untuk bisa kita ketahui jawabannya. Dan sebagai sarana untuk berpromosi, tidak ada salahnya jika kita mengikuti trend yang ada.

Business is about making money. Sesekali kita boleh mengalahkan idealisme !!

Divedigital.ID

Alasan Harus Pemasaran Digital

Di lansir dari laman Guardian, Indonesia menempati peringkat lima besar sebagai pengguna social media terbanyak di Dunia.

Sedangkan menurut survey yang di lakukan oleh situs Hootsuite We Are Social, Indonesia menghabiskan waktu 8 jam 36 menit untuk menggunakan internet, 3 jam 26 menit untuk menggunakan social media, serta menghabiskan 2 jam 52 menit untuk menikmati streaming video, dan broadcast lainnya.

Dari data diatas kita bisa melihat bahwa digital marketing adalah salah satu lahan yang cukup subur di era sekarang ini. Mengabaikan hal ini sama saja dengan menyia-nyiakan banyak kesempatan.

9 Tren Digital Marketing 2021 Indonesia

Sebenarnya tren pemasaran digital selalu mengikuti dua hal, yaitu perkembangan teknologi dan juga perilaku dari masyarakat. Jadi apa yang menjadi trend di luar negri belum tentu memiliki tingkat keberhasilan yang sama jika kita terapkan di Indonesia.

Selain melihat perkembangan teknologi dunia, ada baiknya kita juga menyesuaikan dengan karakter demografi pengguna internet yang ada di Indonesia. Dan berikut divedigital hadirkan 7 tren digital marketing yang bisa menjadi alternatif untuk berpromosi:

1. Inklusivitas Konten

Konten masih akan menjadi salah satu tren digital marketing terbaik, namun kami percaya bahwa tren konten yang ada akan menuju pada konten yang inklusiv, yakni konten yang dengan jelas memperlihatkan ke optimisan dunia akan keseteraan dimulai gender, agama, dan hal lain yang selama ini merasa terpinggirkan.

Hal ini biasa kita lihat dari berbagai gelombang demonstrasi didunia dimana orang sangat mengecam adanya tindakan yang mendiskriminasi sebuah kaum. Kamu bisa menerapkan konten yang inklusif dengan memperlihatkan optimisme bahwa keseteraan itu masih ada dan akan terus membaik.

2. Segmentasi Pelanggan

Sebenarnya ini bukan hal baru dalam dunia marketing, namun tren menargetkan pelanggan yang spesifik masih menjadi tren dan disukai banyak orang. Alih-alih menargetkan pelanggan atau ads dalam jumlah yang besar pada target yang lebih umum, mereka cenderung menyekui skala yang lebih kecil namun dalam ceruk khusus dan spesifik.

Segementasi pelanggan ini bisa kamu lakukan dengan menargetkan produk khusus, demografi, behavior, dan lain sebagainya. Segmentasi ini juga akan memudahkan kamu dalam menargetkan setiap konten yang akan kamu buat.

3. SEO A/B Split Testing

Search Engine Optimization atau yang lebih dikenal dengan SEO masih menjadi salah satu strategi yang paling banyak digunakan. Strategi ini adalah melakukan optimasi pada website agar mendapatkan rangking atas di mesin pencari.

SEO masih menjadi chanel yang hampir selalu diterapkan oleh banyak perusahaan, namun akhir-akhir ini ada kencenderungan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik untuk mendatangkan trafik, sesuatu tersebut disebut sebagai SEO A/B Testing.

Apa itu SEO split testing? Apakah tujuannya juga digunakan untuk memaksimalkan CRO (conversion rate optimization).

Tidak, tujuan dilakukan SEO testing sendiri adalah untuk mendapatkan lebih banyak klik dari pengunjung yang datang dari mesin pencari Google, sederhanya kita akan mencari tahu halaman seperti apa yang disukai Google sehingga lebih mudah untuk mendapatkan posisi atas.

Sayangnya split testing ini menurut kami cenderung tidak cocok dilakukan pada situs baru, situs dengan domain Authority rendah cenderung sulit dilihat perubahannya. Jika kamu ingin mejalankan SEO split testing, ada beberapa saran yang kami rekomendasikan:

  • Hindari membuat dua landing page untuk satu produk. Dengan begitu resiko duplikat konten bisa minimalisir.
  • Mulai dari segmen kecil agar perubahan lebih mudah untuk dilihat.
  • Gunakan tools pendukung untuk pengujian ini.
  • Jangan berfokus pada hasil SERP, tujuan yang ingin kita dapatkan disini mencari tahu data mengenai jenis halaman yang disukai Google.

4. Progressive Web Apps (PWAs)

Mobilitas masyarakat yang tinggi membuat segalanya ingin dapat diakses dengan mudah dan cepat, terlebih untuk milenial. Dalam hal ini smartphone tentu lebih sering digunakan dari pada perangkat lain layaknya PC atau laptop. Nah PWA’s bisa menjadi salah satu strategi memaksimalkan trafik dari pengguna mobile.

Apa itu PWAs?

PWAs (Progressive Web Apps) merupakan sebuah website yang berfungsi layaknya aplikasi dimana kita bisa mengakses dengan cepat dan mudah tanpa harus menginstal, bahkan kita bisa mengakses website tersebut pada saat offline dimana tampilannya akan sama persis dengan tampilan terakhir kali kita mengunjungi.

Dengan website seperti ini, pengunjung akan lebih mudah untuk mengakses website kita, meskipun tanpa menginstal atau koneksi internet mereka sedang tidak stabil. Berikut beberapa ciri website yang dijalankan dengan sistem PWAS:

  • Mudah diakses, meskipun pada saat offline, dengan syarat kita pernah mengunjunginya.
  • Tampilannya mirip dengan smartphone.
  • Berjalan dengan smooth layaknya apps dan kemanan terjamin.

5. Artificial Intelligence (AI)

Artificial Intelligence merupakan teknologi computasi modern yang kini sedang giat-giatnya diterapkan dalam berbagai bidang industri untuk mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaan. Definisi Artificial Intelligence sendiri adalah sebuah kecerdasan buatan yang bisa berfikir layaknya manusia dan diterapkan pada sebuah mesin.

Mesin yang menggunakan AI akan bisa mengambil sebuah tindakan terukur dan terbaik dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dan tentu saja ini sangat bisa membantu manusia dalam melakukan berbagai macam kerjaan.

Sudah banyak perusahaan yang memanfaatkan hal ini, contohnya fitur Discover Weekly milik Sportify, dimana dalam fitur ini kamu akan direkomendasikan beberapa lagu yang memiliki prosentase besar untuk kamu sukai dan dengarkan dengan melihat data historis dari lagu yang sebelumnya sudah kamu dengar.

Contoh Artificial Intelligence lainnya yang sering kita gunakan adalah fitur layanan email miliknya Google yakni Gmail. Jika kamu menggunakan gmail, maka akan ada empat kategori email masuk yang primary, social, promotions, dan juga spam. Filter email masuk ini juga dijalankan oleh sistem kecerdasan buatan.

6. Chatbot Sebagai Layer Pertama

Biasanya fitur Chatbot sering digunakan pemilik usaha online, bahkan hingga marketplace. Chatbot merupakan sebuah program yang digunakan untuk menjawab berbagai macam pertanyaan, baik melalui teks atau suara.

Memang ada banyak kelebihan yang dirasakan pemilik usaha ketika menggunakan chatbot, alih-alih mengerjakan banyak custumer service untuk menanggapi pertanyaan pelanggan, pemilik usaha kini bisa memperkejakan lebih sedikit custumer service, dan menggunakan chatbot sebagai layer pertama.

Tidak hanya itu, dengan menggunakan chatbot kita juga bisa menjalankan usaha tanpa harus libur, karena chatbot sendiri dapat bekerja selama 24 jam dalam sehari.

7. Video Marketing

Youtube merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak diakses didunia saat ini. Rasanya hampir semua kalangan senang melihat video dari aplikasi satu ini. Para content creator berlomba-lomba untuk menyuguhkan tayangan yang menarik sehingga bisa mendapatkan banyak views dari youtube.

Team marketing anda juga dapat menggunakan social media ini untuk membuat video yang menarik sebagai bentuk promosi. Atau mungkin dapat membuat web series dimana didalamnya dapat anda selipkan produk unggulan anda. Semua bisa anda lakukan sekreatif mungkin.

Semakin banyak views pada video yang anda buat, maka produk anda semakin banyak dikenal. Keuntungan lain dari itu, youtube juga dapat mendatangkan passive income kepada anda yang diperoleh dari banyaknya views, jumlah likes dan comment serta subscriber.

8. Social Ecommerce

Banyak sekali ecommerce yang bermunculan sepanjang tahun ini.  Mereka menyediakan laman website atau mobile aplications dimana kamu dapat menjadi merchant atau rekan ecommerce tersebut.

Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu membuat akun untuk berjualan, memasukan foto, dan mengisi surat perjanjian kerjasama. Setelah itu bisa melakukan penjualan produk.

Pilihlah ecommerce yang menyediakan banyak promo, karna dengan promo tersebut dapat menarik minat pelanggan untuk singgah ke website mereka. Hal itu memungkinkan kamu untuk mendapatkan pelanggan baru tanpa harus membuat website.

9. Peka Terhadap Issue Sosial

Menjadi sebuah bisnis dengan citra yang eskusif sudah tamat, seperti yang kami katakan di awal, kini trend citra bisnis mengarah kepada inklusivitas, yakni sebuah bisnis yang bisa mernagkul banyak segemen yang selama ini terpinggirkan.

Selain itu orang-orang juga cenderung suka dengan sebuah brand peka terhadap issue sosial dan berani berbicara dengan lantang yang semuanya megarah pada sustainbility. Orang-orang cenderung ingin memastikan bahwa perusahaan yang mendapatkan untung harus menyumbang sesuatu terhadap planet ini atau kehidupan sosial.

Ada banyak topik yang bisa kita bahas dimulai dari keberlangsungan lingkungan, kesulitan ekonomi, dan sebagainya.

Itulah 9 trend digital marketing yang paling diminati di Indonesia. Selain 7 strategi digaitas, masih ada strategi lain yang yang juga tidak kalah populler, yakni sosial media marketing, umumnya beberapa platform yang sering dugunakan adalah facebook, instagram, twitter, dan juga Youtube. Kamu bisa memilih salah satu yang paling sesuai dengan perusahaan kamu.

Bantu bisnis kamu eksis di Google, cek layanan kami SEO Advertorial atau jasa backlink berkualitas.

Tanya + Jawab

Bagaimana Kita Merespon sebuah Tren?

Merespon sebuah trend dengan cepat adalah hal yang sangat baik, namun kita juga harus memperkirakan, seberapa lama trend itu bertahan, dan apakah biaya yang dikeluarkan worth it untuk lakukan?

Apakah Usaha saya Harus Mengikuti Trend ini?

Tidak semuanya harus diikuti, karena memang ada beberapa trend yang kurang cocok untuk sebuah usaha, misalnya vidio marketing yang kurang cocok untuk wilayah dengan koneksi internet lemah dan biaya penggunaan internet mahal.

Bagaimana Prediksi Tren Digital Marketing di tahun 2021?

Sebenarnya tidak jauh berbeda dari tahun lalu, namun pada tahun 2021 ini kami memprediksi akan ada tren baru, kami sudah membahasnya dalam artikel ini.

5 Comments

5 Comments

  1. darmadi

    October 10, 2020 at 3:11 am

    its’s nice. boleh diinfo bgm cara utk meningkatkan loyalitas konsumen ? thx

    • Advertorial Team

      October 11, 2020 at 6:41 am

      Untuk meningkatkan loyalitas konsumen, kedepannya coba akan kami hadirkan pembahasannya pak, senang bisa membantu 🙂

  2. isztako

    November 30, 2020 at 4:04 am

    artikelnya sangat bagus, mudah dipahami

  3. Kiki

    December 19, 2020 at 2:32 am

    good good mudah di pahami banget semoga bisa mempraktekan langsung terimakasih kak

    • Advertorial Team

      December 21, 2020 at 9:08 am

      sama sama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lagi Yuk

SEO Glossary

Untuk anda yang bekerja dalam bidang website ataupun saat ini belajar tentang SEO, mungkin pernah mendengar istilah SERP. SERP memang menjadi salah satu istilah...

Digital Marketing

Apakah kamu memiliki bisnis tertentu dan ingin dalam pengembangannya memanfaatkan media digital? Jika jawabannya iya, maka langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mengerahkan...

Digital Marketing

Strategi digital marketing adalah salah metode yang paling banyak digunakan sebagai cara memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen di tahun 2019 ini. Beberapa orang ada...