Akaza adalah karakter di anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang berperan sebagai antagonis, salah satu iblis terkuat yang tergabung kedalam 12 Kizuki.

Ia adalah iblis yang masuk kedalam 3 terbaik di kelompok ini, dimana Akaza sendiri berada di urutan ketiga.

Meski demikian, Akaza dahulu sebenarnya adalah seorang manusia dengan nama Hakuji, seorang yang memiliki bakat luar biasa di bidang bela diri yang dibimbing oleh Keizo. Akaza kemudian bertunangan dengan anak Keizo, yakni Koyuki.

Profil dan Biodata

Akaza PFP ICON (Demon Slayer)
NamaAkaza
AliasHakuji (Saat menjadi manusia)
Hakuji Soyama (Kimetsu Academy)
Jenis KelaminPria
SpesiesIblis (sekarang)
Manusia (dahulu)
Umur18 tahun (Sebagai Manusia)
Lebih dari 133 Tahun (Sebagai Iblis)
Tanggal LahirTidak diketahui
MBTIESTP
Tinggi Badan173 cm
Berat Badan74 kg
Manga DebutChapter 63 (Full Debut)
Anime debutEpisode 32

Pengisi Suara

Akira Ishida
Pengisi Suara Bahasa Jepang

Kisah Hidup

Sebagai Manusia

Hakuji (nama Akaza saat masih kecil) tumbuh besar di daerah kumuh yang bernama Edo dengan seorang ayah yang sedang sakit.

Kecintaannya terhadap sang ayah, membuat Hakuji rela melakukan apapun untuk biaya pengobatannya, termasuk mencuri di hingga tertangkap sebanyak 3 kali.

Ketika Hakuji pulang, ia menemukan ayahnya yang memilih untuk bunuh diri setelah mengetahui Hakuji mencuri dan meninggalkan pesan kepada Hakuji untuk menjalani hidup dengan lebih baik.

Masalah ini akhirnya juga membuat Hakuji diusir dari kampung halamannya, kematian sang ayah dan tidak diterima oleh lingkungan sekitar membuat Hakuji memberontak.

Ketika intensitas pertarungan semakin brutal, Keizo datang namun justru Hakuji menantangnya untuk berkelahi.

Setelah Hakuji kalah Keizo membawa anak ini, dan sembari mengajarkan bela diri, ia diminta untuk merawat anak Keizo yang sudah tidak memiliki ibu bernama Koyuki.

Sejak saat itu, Hakuji mengalami banyak kejadian dimulai dari kedekatannya dengan Koyuki, Dojo Keizo yang hampir dikudeta, belajar bela diri dengan Keizo, sampai pada akhirnya ia dinikahkan dengan Koyuki dan mewarisi dojo milik Keizo.

Pernikahan Hakuji dan Koyuki ternyata membuat Dojo lain marah dan mulai melakukan penyerangan kepada Hakuji, namun mereka akhirnya kalah.

Masih belum menyerah, ketika Hakuji sedang berziarah ke makam sang ayah, ternyata mereka telah memberikan racun pada sumur yang menewaskan Koyuki dan Keizo.

Sebagai respon, Hakuji mulai melakukan serangan dengan brutal dan berhasil mengalahkan mereka semua, yang kejadian ini akhirnya menarik perhatian Muzan Kibutsuji.

Kecewa karena kejadian tragis tersebut dilakukan oleh manusia, Muzan akhirnya menawari Hakuji untuk menjadi bagian dari 12 Kuzki. Hakuji y yang sudah tidak memiliki siapa-siapa akhirnya menerima hal ini dan kini menjadi seorang iblis bernama Akaza.

Setelah Jadi Iblis

Setelah ia berubah menjadi iblis, Akaza kini kehilangan ingatannya saat menjadi manusia, dan kini ia hanya memiliki satu keinginan yaitu menjadi iblis yang lebih kuat, meski sebenarnya ia tidak tahu kenapa dia sangat menginginkan kekuatan.

Namun Akaza berbeda dari iblis lain, Doma pernah mengatakan bahwa Akaza tidak mau menyakiti atau bahkan sampai memakan seorang wanita.

Kekuatan, kesetiaan, dan ambisinya untuk menjadi lebih kuat menjadikan Azaka menjadi salah satu anak buah yang sangat disukai Muzan, bahkan ia sering diberikan beberapa misi khusus.

Selama ratusan tahun menjadi iblis, Akaza telah bertarung dengan banyak Korps Pembasmi Iblis. Azaka sangat tertarik dengan talenta mereka dan sering mengajak mereka untuk menjadi iblis juga, namun selalu ditolak.

Pada akhirnya Akaza kalah ketika melawan Tanjiro dan Giyu di Kastil Infinity.

Kepribadian

Akaza dikenal sebagai iblis yang keras kepala dan sangat menikmati setiap pertempuran yang ia lakukan, khususnya pada saat melawan Corps Pembasmi Iblis yang sangat kuat.

Dia dikenal sebagai seorang yang sangat menghormati siapapun yang memiliki kekuatan luar biasa, bahkan termasuk musuh-musuh yang pernah mengalahkannya. Sebagai penghormatan, ia akan terus mengingat nama tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga memiliki ambisi yang sangat tinggi untuk menjadi iblis terkuat, sikap inilah yang membuatnya cemburu dan tidak bisa bersahabat dengan iblis lain yang lebih kuat dari dirinya.

Pada akhirnya kita diberi tahu bahwa ambisi Azaka untuk menjadi kuat ternyata masih berkaitan dengan masa lalunya yang tidak bisa melindungi sang ayah, senseinya Keizo, hingga tunangannya Koyuki.

Sebagai seorang manusia, Akaza juga dikenal sebagai anak yang keras kepala yang tidak ragu untuk melakukan kejahatan seperti mencuri, namun ini ia lakukan untuk membelikan obat untuk sang ayah.

Keteguhan tekadnya juga sudah terlihat sejak dirinya menjadi manusia, ini bisa kita lihat pada saat Azaka di hajar karena ketahuan mencuri, ia pada saat itu masih teguh dengan pendiriannya untuk mencarikan uang demi mengobati sang ayah.

Fakta Menarik

Berikut beberapa fakta menarik yang harus kamu ketahui tentang Akaza anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba:

  • Akaza bisa menggunakan teknik Jarum Kompas yang memiliki bentuk kepingan salju, mungkin saja ini masih berkaitan dengan sang tunangan (Dalam Kanji, nama Koyuki memiliki arti salju, ia juga menggunakan jepitan rambut berbentuk kepingan salju).
  • Pada polling kedua, Kaza berhasil mendapatkan peringkat ke 17 dengan jumlah suara 1982.
  • Akaza adalah anak buah yang menjadi favorit Muzan, hal ini karena ia adalah iblis yang kuat dan sangat setia.
  • Akaza merupakan satu-satunya iblis dari 12 Kizuki yang tidak mau menyakiti atau memakan tubuh anak perempuan, dan ia diberikan kebebasan untuk melakukan itu.
  • Sebenarnya Akaza bukanlah iblis hormat atau kagum pada Muzan. Ia lebih sering memposisikan diri sebagai anak buah yang harus melakukan apa yang diperintahkan oleh atasannya.
  • Ketika masih menjadi manusia, Akaza sangat suka dengan gerakan Bell Splitter pada saat bertarung dengan orang lain.
  • Akaza sepertinya masih mempertahankan beberapa penampilannya saat menjadi manusia, salah satunya adalah Tato yang didapatkan setelah kedapatan mencuri.
  • Setelah menjadi iblis, jumlah tato yang menyebar di tubuh Akaza menandakan jumlah kejahatan yang ia lakukan pada umat manusia.
  • Akaza memiliki banyak teknik yang namanya menggunakan kata “Kembang Api” hal ini sebenarnya berkaitan Koyuki yang pernah meminta untuk melihat kembang api.
  • Aka pernah bertarung melawan Kokushibo pada saat ingin merebut posisi iblis terkuat nomor satu.
  • Di Akademi Kimetsu, Akaza adalah siswa kelas tiga yang juga ikut dalam klub Kerajinan Tangan.

Artikel Lainnya

Write A Comment