Jika kamu termasuk salah satu penikmat serial Attack on Titan, mungkin kamu sudah tidak asing dengan istilah The Rumbling, bisa dibilang ini merupakan upaya terakhir Eren Yeager untuk mewujudkan gagasan tentang dunia ideal yang ia impikan.

Istilah Rumbling ini sangat populer, khususnya untuk penikmat AoT versi manga. Sedangkan pada versi anime, untuk penonton Indonesia lebih dikenal sebagai “Goncangan Tanah”.

Baik versi manga dan anime sudah menayangkan tragedi dahsyat dalam semesta AoT ini, dan bisa dibilang, ini merupakan salah satu puncak konflik pada serial karya Hajime Isayama.

Sebagai pengantar untuk memasuki Final Season AoT yang akan tayang pada bulan maret nanti, yuk kita mengenal kembali peritiwa The Rumbling atau Goncangan Tanah ini.

Rumitnya Konflik di Attack on Titan

Pada awalnya, Titan seperti sebuah ancaman bagi masyarakat di Pulau Paradise, karena mereka bisa melakukan tindakan yang menyeramkan layaknya monster, dimulai menghancurkan tempat tinggal mereka, sampai memakan manusia hidup-hidup.

Dalam upaya ini, masyarakat Pulau Paradise memiliki sebuah tembok Karl Fritz’s Wall, yang menjadi pelindung dari serangan Titan di luar tembok, agar tidak masuk kedalam pemukiman.

Namun pada akhirnya diketahui bahwa Karl Fritz’s Wall merupakan sebuah tembok besar yang dibuat dari para Titan, agar bangsa diluar pulau Paradise tidak bisa melakukan serangan ke pulau Paradise.

Pada titik ini, pandangan masyarakat akan Titan sebagai sebuah monster dibalik 180 derajat, dimana Titan sebenarnya merupakan senjata dari Karl Fritz, untuk melindungi masyarakatnya, dengan cara hidup didalam tembok raksasa.

Masyarakat di pulau Paradise memang tidak memiliki ingatan apapun tentang Titan ini, karena Raja pertama tersebut memiliki kemampuan untuk menghapus ingatan masyarakatnya.

Sedangkan masyarakat di luar pulau Paradise, termasuk bangsa Marley tahu bahwa Titan merupakan sebuah senjata, dan menjadi ancaman yang siap menghancurkan mereka, itu sebabnya masyarakat Marley menganggap pulau paradise sebagai sebuah pulau iblis.

Bangsa Marley takut dengan senjata Titan yang dimiliki pulau Paradise, mereka merespon ini dengan melakukan serangan ke masyarakat di pulau Paradise.

Dari sini mulai terlihat bahwa konflik ini bukanlah pertarungan antara setan dan malaikat, masing-masing dari kedua kubu memiliki argumen yang sama kuatnya, untuk melakukan serangan ke masing-masing pihak.

Bangsa Marley memang berhasil mendapatkan beberapa Titan, termasuk yang melakukan serangan dengan menghancurkan dinding di tempat tinggal Eren dan keluarganya. Namun Titan yang dimiliki pulau paradise jauh lebih kuat.

Pada akhirnya mereka memilih untuk mengembangkan berbagai macam senjata perang, untuk melawan masyarakat di Pulau Paradise.

Dari sinilah konflik bermula, mereka yang terancam melakukan serangan, dan kubu yang terserang melakukan balasan, peristiwa ini terjadi selama beberapa generasi, yang mengakibatkan konflik menjadi sebuah lingkaran setan yang tidak berujung.

Lalu apa itu rumbling yang dilakukan oleh Eren Yeager?

Apa itu Rumbling di AoT?

Guncangan Tanah

Rumbling atau Goncangan Tanah merupakan sebuah peristiwa ketika Tembok Titans Karl Fritz yang mengelilingin pulau paradise diperintahkan oleh pengguna Pendiri Titan (Founding Titan) untuk bangkit dan menyerang seluruh umat manusia yang ada di bumi, kecuali masyarakat di Pulau Paradise.

Seperti yang kita tahu, Tembok Titans buatan Karl Fritz merupakan tembok yang dibuat dari para monster Titan berukuran besar, dan para titan ini, hanya menerima perintah dari Pendidi Titan, atau Titan Kordinat.

Eren ketika berhasil menjadi pengguna Founding titan, pada akhirnya memilih untuk membangkitkan titan tersebut, dan menyerang seluruh umat manusia, diluar pulau Paradise.

Jika kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia, Rumbling memiliki arti gemuruh, dan memang pada saat Goncangan Tanah dilakukan, dunia menjadi bergemuruh akibat gerakan para Titan berukuran besar yang mengamuk di atas Bumi.

Rumbling juga dikenal sebagai sebuah peristiwa apocalyptic, sebuah kondisi dimana dunia sedang dimasa kehancuran.

Masyarakat Marley termasuk masyarakat yang sangat takut, jika terjadi Rumbling, karena mereka mengetahui sebuah sejarah, dimana raja pertama Karl Fritz pernah mengancam akan melakuakn rumbling, jika ada bangsa lain yang menggangu kedamaian masyarakat di Pulau Paradise.

Kenapa Eren Melakukan Rumbling?

Eren pada awalnya dikenal sebagai protagonis utama, seorang yang tumbuh dari keluarga sederhana, lalu menjadi prajurit yang kebetulan memiliki kemampuan berubah menjadi Titan, dan dikenal memiliki tujuan mulia.

Namun seiring berjalannya waktu, karakternya yang hangat berubah menjadi lebih dingin dan kejam, termasuk setuju untuk melakukan Rumbling dan menyebabkan tragedi besar, diamana rumbling berhasil membinasakan 80% populasi umat manusia.

Rumbling adalah keputusasaan Eren Yeager, yang tidak tega melihat orang yang mereka sayangi harus mengalami peristiwa memilukan, dan hidup terkurung dalam tembok.

Jadi tujuan Eren melakukan Rumbling, dan menyerang seluruh bangsa di luar pulau paradise tidak lain agar masyarakatnya paradise bisa hidup dengan damai, dan merasakan kebebasan. Menurut Eren, Rumbling merupakan satu-satunya cara untuk memutus rantai kebencian yang tidak pernah ada ujungnya.

Pada akhirnya, masyarakat di pulau Paradise terpecah menjadi dua bagian, dimana beberapa orang setuju dengan tindakan Eren. Sedangkan beberapa orang lainnya, termasuk Mikasa menolak, karena mencapai kedamaian dengan menghapus seluruh umat manusia adalah tindakan yang terlalu brutal.

Write A Comment